Cara menanam cabe rawit dengan cepat dan mudah
Cara menanam cabe rawit dengan cepat dan mudah - Bertanam merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan, bahkan kegiatan tersebut bisa dijadikan sebagai hobi. Bertanam dapat dilakukan dengan mudah apabila seseorang sudah paham tentang tatacara bertanam dengan baik dan benar. Akan tetapi, bagi seorang pemula yang akan melakukan kegiatan bertanam harus banyak belajar supaya hasil atau buah yang dihasilkan dari tanaman tersebut sangat bagus. Belajar bertanam dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya kalian dapat belajar dengan orang-orang yang sudah mahir dalam bercocok tanam atau bisa juga belajar secara otodidak (belajar dengan membaca buku-buku atau media sosial). Bagi seorang pemula jika ingin belajar cara bercocok tanam alangkah baiknya dimulai dengan menanam tanaman yang mudah ditanam. Banyak sekali jenis tanaman yang mudah ditanam contohnya jenis tanaman sayur-sayuran, seperti kangkung, bayam, cabe dan masih banyak lainnya.
Jika anda ingin belajar menanam cabe, kalian harus mengenali terlebihdahulu sifat dan karekter tanaman tersebut. Di Indonesia tanaman cabe banyak sekali jenisnya, salah satunya adalah cabe rawit. Cabe merupakan jenis tanaman yang sangat cocok ditanam di daerah tropis atau dataran rendah. Dalam bertanam cabe rawit alangkah baiknya tidak dilakukan secara bersamaan dengan bertanam cabe besar, dilakukan secara terpisah, karena dapat mengurangi serangan hama. Berikut cara menanam cabe rawit dengan cepat dan mudah.
Alat dan bahan yang harus dipersiapkan:
- Alat
- Cangkul
- Garpu tanah
- Pot
- Bambu
- Polybag
- Bahan
- Benih cabe rawit
- Pupuk kandang
- Urea
- Insektisida
- Fungsida
- KCL
- Pelastik kecil bumbungan
Langkah sederhana dalam bertanam cabe rawit:
- Pilih bibit cabe rawit yang baik. Jangan menggunakan biji cabe rawit yang berwarna hijau, gunakan biji cabe yang berwarna merah matang sebagai bibbitnya.
- Pilih buah cabe yang tidak mempunyai kelainan atau terserang penyakit, karena akan mempengaruhi kualitas bibit cabe.
- Setelah bibit siap, lakukan proses penanaman benih cabe rawit.
- Siapkan polybag ukuran 30 cm atau pot.
- Masukan campuran tanah dengan pupuk kompos dan juga sekam. Jangan lupa beri lubang dan pindahkan bibit ke lubang dalam polybag atau pot tersebut. Tekan-tekan tanah di sekitar bibit hingga padat.
- Ketika mulai tumbuh besar, pasanglah bambu sepanjang 20 cm disebelah pohon untuk penopang agar tumbuhan cabe tetap tegak.
- Perawatan tanaman cabe rawit dapat dilakukan dengan penyiraman. Intensitas penyiraman tidak perlu dilakukan secara sering. Sehari dapat dilakukan satu atau dua kali, yang terpenting tanah tidak dalam kondisi kering.
- Perawatan lain selain penyiraman, tanaman cabe juga harus dilakukan pemupukan. Pemupukan dapat dilakukan satu bulan setelah penanaman.
- Untuk pengendalian hama bisa dilakukan dengan memotong tanaman yang terkenan, dan buang bagian yang terserang hama supaya hama tidak menjalar kedaun yang lain.
Terimakasih telah berkenan membaca ulusan penanaman cabe pada blog ini. Bagi kalian yang ingin belajar cara menanam cabe rawit dapat melakukakan atau mempraktikkan sendiri di rumah. Jika masih kurang paham, kalian dapat mencari referensi lain untuk lebih mempermudah pemahaman anda. Semoga tulisan ini sedikit membantu anda dalam belajar menanam cabe dan semoga bermanfaat. Selamat mencoba.

Komentar
Posting Komentar